Seperti yang kita semua ketahui, novelis kocak Raditya Dika berniat mendatangkan Miyabi untuk bermain film bersama, judulnya "Menculik Miyabi", gw tertarik dengan film ini, sangat malah, karena film ini terbilang cukup kreatif, namun kadang memang kreatifitas menuai banyak tantangan, karena banyak pihak yang mencekal kedatangan Miyabi, salah satunya yang gw ingat itu adalah MUI, alasannya adalah untuk mempertahankan moral kita, bangsa Indonesia, namun untuk hal ini gw kurang stuju, gw mengajak lo smua untuk berpikir positif dan hindari pikiran NEGATIF, oh, man, Miyabi datang kmari itu bukan untuk syuting film bokep, atau jual diri, dia cuma diundang bermain film, kenapa harus dicekal sih???, Miyabi itu kan cuma manusia biasa, biarpun artis bokeplah atau apalah, dia tetap MANUSIA dan ia berhak mengunjungi negara manapun, coba kalo misalnya dia mau datang untuk bikin film bokep atau lari telanjang keliling hotel, itu bisalah jadi alasan untuk lo tolak, tapi ini cuma film BIASA, katanya bosan dengan film layar lebar Indonesia yang hanya bertema horor atau romantis, kalau kita berpikir positif, inilah yang akan terjadi, film itu menambah angin baru buat perfilman Indonesia, bukan tidak mungkin kan bila film itu memanfaatkan keterkenalan Miyabi dan membuat banyak orang dari luar negeri tertarik untuk menontonnya? apa yah dampaknya? 1. penghasilan film dalam negeri makin bertambah, 2. industri film kita mulai tak dipandang sebelah mata lagi, 3. dunia luar semakin mengenal Indonesia (dulu gw dengar cerita kenalan kalau temannya di luar negeri mengira ibukota Indonesia adalah Bali..., mantab toh?), dengan menyertakan label "Made in Indonesia" di covernya, orang-orang akan semakin tertarik akan Indonesia, 4. Jika kita ramah, bisa saja kan Miyabi menceritakan keramahan kita atau keindahan Indonesia pada kenalannya mungkin, atau siapanya gitu, bukan tidak mungkin bila semakin banyak turis masuk, 5. ssemakin banyak orang yang terpancing untuk menuangkan ide dan kreatifitasnya untuk memajukan perfilman nasional, dan masih banyak lagi sebenarnya dampak positif bila lo cermati baik-baik, jangan cuman negatif doang yang diutamakan, bukannya kita sesama umat manusia harus memiliki toleransi? oke, ini cuma khayalan gw, tapi mungkin aja terjadi, gini, kalo kita tolak kedatangan Miyabi, trus orang-orang Jepang pada tersinggung dan menolak kedatangan kita ke sono, gimana tuh? atau mungkin putus hubungan kerjasama, wah, parah deh, yang gw bingung ditolak buat apa sih? emangnya seorang Miyabi itu adalah monster yang bisa menghancurkan negara? wah, daripada nolak 1 orang sampe lo pada demo lah atau marah-marah lah mending lo bantu tuh tolak kedatangan NARKOBA, TERORIS, SENJATA ILEGAL,dll, 1 orang mo datang aja kok ribet sih? kalo orang itu datang juga ga ada kok yang bakalan mati karena dia, hehe, sudah baik sebenarnya dia mau datang bantuin Radit bikin film, kalau dia cuma ngincar uang, dia cukup main film aja dia di Jepang sono dia sudah dapat uang, mungkin dia ingin sedikit membantu bangsa kita biar lebih maju gitu, tapi malah ditolak, weeeeew, akhir kata Welcome to Indonesia, Miyabi, whatever they say, I am by your side for positive reason, untuk bang Radit semangat ya, jangan pernah berhenti berinovasi dan menciptakan hal-hal baru, ini ada komen dari beberapa orang :
Bang Susilo B.C (SBC) bilang "Lanjutkan"
Bang Jusif Calla (JC) bilang "Lebih Cepat Lebih Baik"
Mbak MegaMi bilang "Pro Radit!!!"
Saya bilang "Kalo Miyabi datang panggil gw ya? mau minta tanda tangan", hehe
Ingat: Sesama manusia harus punya toleransi yang kuat, dan Miyabi tiu masih manusia, peace :)
NB : Ini tulisan saya murni, jangan diklaim ya, bang, hehe




Comments (0)
Posting Komentar